Menu

Ratusan Santri Pondok Pesantren Jawa Barat mengikuti Program Literisasi Bahasa Inggris

Cirebon, Senyumnegeri.or.id — Di era globalisasi ini, setiap orang dituntut untuk dapat mengembangkan dirinya. Salah satu aspek penting dalam era ini adalah kemampuan bahasa. Bahasa merupakan jendela dunia, salahsatunya yakni kemampuan berbahasa Inggris. Dimana bahasa Inggris adalah bahasa Internasional yang digunakan secara luas dalam pergaulan global.

Melihat realitas ini, PT HM Sampoerna Tbk memberikan kesempatan bagi santri pondok pesantren untuk dapat mengembangkan kemampuan bahasanya dalam program Literasi Bahasa Inggris atau English Proficiency Program. Program ini berlangsung selama 3 bulan di 6 pondok pesantren salaf dibawah naungan Nahdlatul Ulama yang ada di Cirebon, Sukabumi dan Cianjur. Dengan total santri penerima manfaat sejumlah 330 santri.

Beberapa santriwati melakukan kegiatan belajar bahasa inggris di suasana terbuka

Program ini merupakan realisasi dari pilar “Akses Pendidikan” dalam Corporate Social Resposibility (CSR) Sampoerna, yaitu Sampoerna Untuk Indonesia. Sampoerna bersama dengan Yayasan Senyum Untuk Negeri (SUN) secara khusus merancang program ini dengan memperhatikan kebutuhan dan potensi siswa. Program ini telah mempererat hubungan antara PT. HM. Sampoerna dengan Nahdhatul Ulama.

Kegiatan yang telah terlaksana adalah peluncuran program di setiap daerah dengan dihadiri oleh tokoh Nahdlatul Ulama serta pemerintah setempat. Dalam peluncuran program ini, pihak pondok pesantren mengucapkan banyak terima kasih karena dengan adanya program ini para santri nantinya mampu memahami bahasa inggris dengan baik dan benar.

KH. Drs Pipin S. Aripin (Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Riyadl Cirebon) mengungkapkan, “Kami menerima dan mendukung program English Proficiency di pondok pesantren ini. Beliau juga mengungkapkan, adanya program ini untuk memotivasi santri dalam berbicara bahasa inggris dan memahami lebih dalam lagi”. Hal senada diungkapkan oleh Kepala PT HM Sampoerna Area Jawa Barat -Yohan Lesmana yakni, “Kami ingin menciptakan individu yang mampu bersaing dan menguasai bahasa inggris. Kami yakin melalui pembelajaran dengan sistem interaktif ini peserta akan termotivasi dan mendapatkan hal positif”.(/mnc)

Share this Post!

About the Author : SUN


0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

AKAKAKAKAKAKAKAK
  TOP